PURWAKARTA | Turnamen sepak bola antar-RW se-Desa Bunder, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, digelar sebagai ajang silaturahmi sekaligus untuk meningkatkan semangat olahraga masyarakat. Kegiatan bertajuk Piala Kades Cup 2026 tersebut berlangsung di Lapang Hejo, Kampung Babakan, Desa Bunder.
Turnamen ini diikuti tim sepak bola yang mewakili masing-masing RW di Desa Bunder. Antusiasme masyarakat terlihat dari keterlibatan perwakilan RW dalam kompetisi yang tidak hanya mengedepankan persaingan di lapangan, tetapi juga mempererat kebersamaan antarwarga.
Sebanyak 10 tim putra dari RW 01 hingga RW 10 ambil bagian dalam turnamen tersebut. Sistem pertandingan dibagi menjadi dua grup, yakni Grup A dan Grup B, dengan masing-masing grup dihuni lima tim.
Total terdapat 20 pertandingan pada babak penyisihan. Seluruh pertandingan penyisihan dilaksanakan dalam satu hari pada Minggu, 9 Agustus 2026.
Setelah melewati babak penyisihan, kompetisi berlanjut hingga partai puncak. Babak grand final digelar bersamaan dengan turnamen sepak bola putri yang diikuti sebanyak delapan tim dengan menggunakan sistem gugur.
Pada kategori sepak bola putra, tim RW 05 berhasil keluar sebagai juara pertama Piala Kades Cup 2026. Sementara RW 03 harus puas menempati posisi runner up.
Adapun pada kategori sepak bola putri, tim RW 08 berhasil menjadi juara pertama, sedangkan RW 06 keluar sebagai runner up.
Kegiatan tersebut terselenggara berkat dukungan dan bimbingan Pupuhu Desa Bunder, Hj. Nina Heltina, serta kekompakan pemerintah desa bersama masyarakat, RT dan RW.
Hj. Nina Heltina menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut mendukung terselenggaranya turnamen tersebut. Menurutnya, keberhasilan kegiatan tidak terlepas dari kerja sama dan kekompakan seluruh unsur masyarakat Desa Bunder.
Ia juga mengapresiasi upaya kepala desa bersama jajaran RT dan RW serta masyarakat yang telah bersama-sama menyukseskan Turnamen Sepak Bola Ajang Silaturahmi Piala Kades Cup 2026 sehingga dapat berlangsung dengan tertib dan lancar.
“Terima kasih kepada seluruh jajaran dan masyarakat yang telah menjaga kekompakan sehingga kegiatan turnamen ini dapat terselenggara dengan tertib dan lancar,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan olahraga di tingkat desa bukan hanya menjadi sarana kompetisi, tetapi juga dapat menjadi wadah untuk mempererat hubungan sosial dan kebersamaan antarwarga.
Ia berharap turnamen seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga semangat olahraga di tengah masyarakat semakin meningkat.
“Semoga dengan adanya turnamen di lingkungan masyarakat Desa Bunder, semangat olahraga semakin meningkat dan ke depan dapat menciptakan pemain-pemain sepak bola yang berbakat,” harapnya.
Dengan berakhirnya Piala Kades Cup 2026, semangat kompetisi diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda Desa Bunder untuk terus mengembangkan potensi di bidang olahraga, khususnya sepak bola, sekaligus menjaga persatuan dan kebersamaan antarwarga.








